> Lha Nggih

Lha Nggih

Di Kota Itu, Kata Orang, Orang-Orang Terbuat dari Logam

Jika di Solo berpergian pada siang hari berarti kesediaan dikarungi hawa panas, di Ambon, terik tengah hari seperti menaruh semut di kulit. Mereka menjalari tubuh dan menggigit. Untung saja keberlimpahan angin bersedia merontokan rombongan semut dari tubuh. Dengan itu, Anda tidak perlu repot membawa kamper kemana-mana.   Ibu asrama kami …

Baca Selengkapnya »

Martabak di Kepala, Maluku di Depan Mata

Pagi saat mereka tiba (atau pagi sebelum kami berangkat) aku bertanya apakah di Ambon ada arem-arem. Mereka menjawab ada yang bentuknya seperti itu dan mereka menyebutnya gogos. “Tapi lebih kering, kak,” kata salah satu dari mereka.   Dalam benakku, kota Ambon seperti desa tempat tinggalku alih-alih semacam kota Surakarta atau …

Baca Selengkapnya »

Akad

  PAGI-PAGI, Tomblok sudah nangkring di warung Soto mbok Darmi. Selepas sarapan di warung Soto paling enak di kampung itu, ia mlipir ke rumah Bendil yang letaknya tak jauh dari warung. Maklum sedang kangen, sudah beberapa hari Bendil tak tampak jidatnya.   Sesampai di rumah Bendil, Tomblok langsung bablas masuk …

Baca Selengkapnya »

Kartu Kuning

  DAB mendadak tertunduk letoi di bangku burjo tempatnya bernaung. Padahal, empat menit sebelumnya dia berjingkrak-jingkrak macam jaran goyang sampai magelangan yang ia pesan nyaris tumpah. Mang Ujang, aa’ burjo pembela Tottenham yang semula nyaris pulang kampung gegara Salah-nya Liverpool membikin gol cantik, kini gantian cengar-cengir sambil mencium logo klub …

Baca Selengkapnya »

Sengkarut Ilmu di Kelasku

  Buat Putih Sejati, kawan pelikku.   Di mula bulan penuh sukacinta.     Terimakasih telah meminjamiku Buku Bersepeda ke Neraka karangan Triyanto Triwikromo waktu itu. Maaf, saking fokusnya menonton Yoo Seung Hoo yang ketampanannya di luar batas nalar dalam Drama Im Not a Robot itu, aku tak sadar jika …

Baca Selengkapnya »

Susahnya Jatuh Cinta Sama Orang yang Belum Pernah Kutemui

  SEBENARNYA ndak enak juga kalau di awal sudah sok-sokan menyitir kata pepatah yang tidak kuketahui sanadnya begini. Tapi pigimane lagi, biar tulisan ini tsah, agaknya memang perlu begitu.     “Witing tresna jalaran saka kulina”. Aih! Itulah kalimat ampuh yang terus-menerus diulang oleh publik asmara di sekitar Sis. Jengah? …

Baca Selengkapnya »