Surakarta, saluransebelas.com – Teater bukan hanya seni, tapi juga organisasi. Pernyataan itulah yang nampaknya tepat untuk menganalogikan proses berkesenian dan berorganisasi dalam bidang seni teater, baik bagi kelompok teater pada umumnya, dan Kelompok Peron Surakarta khusunya. Untuk menyajikan pementasan teater yang baik dan bermakna, diperlukan kerjasama dan sinergi yang baik antar anggota dalam menyongsong proses kesenian maupun keorganisasiannya. Pementasan teater tanpa adanya pengelolaan organisasi yang baik tidak akan memberikan makna proses yang sesungguhnya kepada pihak-pihak yang terlibat dalam proses.

 

Kelompok Peron Surakarta, sebagai salah satu kelompok teater kampus yang berada di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Penididkan Universitas Sebelas Maret Surakarta, tidak hanya menitikberatkan pentingnya proses berkesenian saja, tapi juga mengedepankan pentingnya organisasi untuk mengelola pementasan teater. Sebagai langkah awal dalam membelajarkan pentingnya kedua proses yang saling beriringan tersebut kepada anggota baru, Kelompok Peron Surakarta mempersembahkan Pentas Laborat 2016.

 

Pentas Laborat merupakan pentas yang dilaksanan sebagai tindak lanjut dari kegiatan Penerimaan Anggota Baru dan Latihan Dasar atau bisa disingkat PAB-Latsar. Pentas Laborat adalah salah satu agenda pentas tahunan yang diadakan oleh Kelompok Peron Surakarta. Sebagaimana definisi kata “laboratorium” yang tercantum dalam KBBI yaitu tempat atau kamar tertentu yang dilengkapi dengan peralatan untuk mengadakan percobaan (penyelidikan). Akan tetapi, kata “laborat” dalam istilah pementasan ini memiliki makna yang sebenarnya tak jauh berbeda yaitu sebagai tempat belajar sekaligus sebagai sarana percobaan bagi anggota baru Kelompok Peron Surakarta untuk mengeksplor segala minat dan bakat serta potensi berkesenian dan berorganisasi yang dimiliki.

 

Dengan kata lain, Pentas Laborat ini bertujuan sebagai wadah atau gerbang awal bagi anggota Kelompok Peron Surakarta, khususnya anggota baru yang telah mengikuti PAB-Latsar, untuk mengenal proses berkesenian dan proses berorganisasi Kelompok Peron Surakarta. Pada Pentas Laborat 2016, Kelompok Peron Surakarta mempersembahkan tiga pementasan teater dan satu pementasan musik. Adapun naskah yang diusung pada Pentas Laborat 2016 ini diantaranya yaitu (1) Stereotip karya Tri Atmojo dengan Sutradara Jonathan Tegar; (2) Rumah di Tubir Jurang karya S. Yogi dengan Sutradara Sumarno; (3) Koran karya Agung Widodo dengan Sutradara Mitahyuanisa, dan sebuah pementasan musik dengan penggarap Lanwicad. Pentas akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu tanggal 7-8 Desember 2016 pukul 19.30 WIB di Aula Gedung F FKIP UNS.

 

Selain pentas teater dan musik, Kelompok Peron Surakarta juga akan mempersembahkan pameran sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya anggota, baik berupa karya puisi, cerita pendek, syair lagu, maupun karya-karya seni rupa, berupa lukisan, hasil kerajianan tangan dan lain sebagainya. Yang kesemuanya itu, akan mendorong semangat berkarya bagi anggota Kelompok peron Surakarta.[]