Pertengahan April 2019, serah terima jabatan rektor UNS dilaksanakan. Ravik Karsidi resmi digantikan oleh Jamal Wiwoho. Setelah tujuh bulan berlangsungnya masa jabatan rektor baru UNS tersebut, kami mengadakan jajak pendapat terhadap mahasiswa UNS. Riset ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana persepsi mereka terhadap proses pemilihan rektor, rektor itu sendiri, juga bagaimana mereka berharap kepada rektor barunya.

Data yang kami sajikan pada laman ini didasarkan pada jajak pendapat pada tanggal 1-5 November 2019 dengan jumlah responden 85 mahasiswa yang mengisi pertanyaan terbuka dan tertutup.

Kami menghimpun data terkait informasi yang diberikan mahasiswa terkait mekanisme penyelengaraan pemilihan rektor UNS tahun 2019. Dari data yang kami dapat, 12,94% dari responden mengaku mengetahui mekanisme pemilihan rektor. Sementara pada angka 87,06% mereka mengaku tidak mengetahui. Bagaimana standar atau kriteria calon rektor telah diatur melalui pada Peraturan Senat UNS No. 01/UN27.37/HK/2018. Dari informasi tersebut, 92,94% responden merasa tidak mengetahui hal tersebut, sementara siswanya mengaku mengetahui.

Pemilihan rektor tahun ini telah memenangkan nama Jamal Wiwoho sebagai pemegang jabatan rektor UNS yang baru. Riwayat pendidikan dan pekerjaan rektor merupakan salah satu hal penting yang kerap kali menjadi bahan pertimbangan. Sebanyak 21,18% responden mengaku mengetahui riwayat pendidikan dan 11,76% responden mengaku mengetahui riwayat pendidikan rektor baru UNS. Jamal Wiwoho merupakan lulusan Fakultas Hukum UNS tahun 1985. Selanjutnya ia meraih gelar dari studi Magister Ilmu Hukum dan gelar Doktoral di UNDIP Semarang. Jamal Wiwoho pernah bekerja pada Pusat Studi Demokrasi dan Pertahanan Nasional LPPM UNS hingga terakhir, sebelum menjabat rektor UNS, Inspektur Jenderal Kemenristekdikti.

Jamal Wiwoho merupakan Peneliti Penyaji Terbaik, sebuah penghargaan yang diberikan oleh DP2M Dikti pada 2009. Terkait bermacam prestasi yang pernah diraih oleh Jamal Wiwoho, 97,65% tidak mengetahui hal-hal tersebut.

Sebanyak 87,06% responden mengaku tidak mengetahui visi dan misi rektor baru UNS 2019 dan 81,18% responden mengaku tidak mengetahui kebijakan rektor baru yang hendak dicapai. Kendati demikian sebagian besar responden, yakni pada angka 24,71% berharap akan rektor baru yang dapat memajukan UNS dan dapat menunjukan cerminan yang baik terhadap almamater UNS.

Demikian riset ini kami sajikan. Dengan ini dapat dilihat bagaimana persepsi mahasiswa dan kecondongan harapan-harapan yang diletakan para mahasiswa kepada rektor barunya. Semoga dengan adanya jajak pendapat ini pihak-pihak terkait dapat menentukan langkah-langkah strategis demi mewujudkan cita-cita besar UNS.[]

Edisi Khusus IV/November/2019

Jamal Wiwoho Bagaimana?

 

Editorial: Yang Tumbuh Patah Yang Berganti, Bagaimana?

Laporan 1: Rektor Baru, Seribu Asa Baru

Laporan 2: Ada Apa Dengan SPI?

Laporan 3: Widodo Muktiyo: Kami Tidak Mau Diintervensi

Riset: Persepsi Mahasiswa UNS Terhadap Rektor UNS 2019-2023