Surakarta, Sabtu (06/12) Unit Pengembangan Usaha (UPU) UNS menyelenggarakan acara night market dengan menggandeng paguyuban pedagang dan mahasiswa dari berbagai fakultas. Acara ini diselenggarakan selama dua hari dan merupakan kelanjutan dari kegiatan Sunday Market yang telah dilaksanakan secara rutin.

Night Market ini merupakan yang pertama kali diadakan oleh UPU. Tidak seramai Sunday market, pengunjung dan pedagang yang hadir di Night Market ini masih sedikit. Namun para pengelola tetap akan menyelenggarakan acara ini secara berkala. Pada hari kedua ini night market menyuguhkan penampilan karawitan, tari tradisional, live accoustic dari mahasiswa FKIP jurusan Pendidikan Bahasa Jawa.

 

“Tujuan acara ini adalah pemberdayaan pedagang dan preman,” ujar Rofiq, koordinator night market. Ada sekitar 81 pedagang yang menjadi anggota dari peguyuban tersebut. Dia juga mengungkapkan bahwa sunday market pun awalnya sangat sepi pengunjung namun sekarang menjadi besar karena tetap dijalankan.

 

Menurut para pengunjung, Hangga dan Tony, konsep acara night market bagus namun panitia masih perlu berbagai persiapan seperti tenda, mengingat saat ini sedang musim hujan sehingga pengunjung tidak kehujanan.

 

Selain dijadikan untuk pemberdayaan pedagang dan preman, Night Market juga bertujuan positif yaitu sebagai wadah kreatifitas bagi semua mahasiswa di UNS. Mahasiswa pun tidak perlu mengeluarkan biaya jika ingin membuat acara ataupun menampilkan kreatifitas mereka disini. (Riezdiani& Yuanita)

Penampilan tari tradisional dari mahasiswi pendidikan bahasa jawa dalam acara Night Market, Sabtu (06/12). (foto: Yuanita)

Penampilan tari tradisional dari mahasiswi pendidikan bahasa jawa dalam acara Night Market, Sabtu (06/12). (foto: Yuanita)