lpmkentingan.com—Museum Radya Pustaka menggelar acara peringatan Hari Museum Dunia yang bertajuk “Museum Radya Pustaka sebagai Sumber Inspirasi” pada Minggu (17/5). Meski hari museum dunia jatuh sehari setelahnya, 18 Mei 2015, perayaan tetap diadakan berbarengan dengan Solo Car Free Day yang memang rutin diadakan setiap hari Minggu.

Bertempat di Museum Radya Pustaka, perayaan diisi dengan berbagai acara seperti bancaan bocah, pagelaran anak cinta museum oleh Bengawan Solo Orkestra, penampilan seni tari, dan umbul donga sebagai puncak acara. Pengisi acara terdiri dari beberapa seniman diantaranya Bambang Besur, Hari Genduk, Prapto Suryodarmo, Hendra Cakradipa, Bambang Suwarno, dan sebagainya. Selain dari dalam negeri, beberapa seniman internasional pun turut meramaikan acara ini, seperti Agnes Christina dari Singapura, Laura Rumano dari Italia, dan pesinden Amerika Megan O.

Berdasarkan pemaparan Teguh Prihadi selaku ketua mitra museum, perayaan ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di Solo. Acara ini diharapkan dapat menginisiasi lahirnya rasa cinta terhadap budaya bangsa. “Museum diharapkan akan menjadi salah satu pusat kebudayaan masa depan,”tutur Teguh.

Perayaan hari museum dunia ini juga dihadiri oleh walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. Dalam sambutannya, Rudy menyampaikan harapannya, “minimal anak-anak mau berkunjung ke museum ini (Museum Radya Pustaka, red). Bukan hanya bermain-main, tapi juga bertanya apa saja yang ada di dalam museum ini. Mudah-mudahan museum ini bisa dikenal dan dicintai masyarakat luas.” (Rofi’ah)