lpmkentingan.com-Warga Kampung Jebres berbondong-bondong menyaksikan Drama Musikal bertajuk Peristiwa Perobekan Bendera di Hotel Yamato pada Sabtu (28/11) malam. Bertempat di Taman Cerdas Jebres, Drama Musikal tersebut menceritakan peristiwa sejarah di kota Surabaya pada tanggal 10 November silam. Drama Musikal ini merupakan serangkaian kegiatan MINIFESA (Mini Festival Anak) yang diprakarsai oleh volunter Solo Mengajar di beberapa Taman Cerdas Solo.

Drama Musikal dimulai dengan menyanyikan lagu Laskar Pelangi. Kemudian anak-anak mulai berbaris di atas panggung dengan kostum khas Jawa Tengah seraya menyanyikan lagu Indonesia Jaya versi Fatin dkk. Usai lagu, tiba-tiba suasana berubah mencekam. Kala itu datang pasukan Belanda yang hendak menembaki warga yang sedang asyik bergotong royong. Adanya peringatan dari Belanda membuat masyarakat Surabaya marah dan pada akhirnya menyobek warna biru pada bendera Belanda. Sehingga bendera Belanda menjadi merah putih. Suasana pun berubah khidmat saat semuanya mengangkat tangan memberi hormat dan lagu Indonesia Raya dinyanyikan bersama-sama.

Acara MINIFESA ini merupakan salah satu program Solo Mengajar yang dipersiapkan untuk mengembangkan kegiatan Solo Mengajar. “Diadakan MINIFESA itu untuk persiapan ke FESAnya, biar adik-adik terlatih untuk percaya diri,”ujar ketua panitia Nur Rakhmah. (Dian)