lpmkentingan.com — Suasana malam minggu (21/2) di Solo terasa sangat berbeda. Banyak orang yang hendak menyaksikan Solo Karnaval membuat kawasan menuju Jalan Jendral Sudirman padat kendaraan. Solo Karnaval merupakan acara tahunan yang sekaligus menjadi bagian dari serentetan acara peringatan Hari Jadi Kota Solo pada 17 Pebruari lalu. Acara bertajuk tari kolosal karya koreografer Agung Kusumo Widagdo ini dimeriahkan oleh 270 penari profesional dan 560 penari serta peserta pendukung kirab.

Tari kolosal yang bertema Adeging Kutha Sala berlangsung di depan Kantor Pos Besar Solo hingga Bank Indonesia terlihat ramai oleh antusiasme warga Solo. “Tahun ini paling ramai, biasanya nggak seramai ini,” ujar salah satu pengunjung, Qomariyah ketika ditemui lpmkentingan.com. Wanita berusia 63 tahun tersebut mengaku senang dengan adanya acara tersebut. “Seneng, dari pada nganggur di rumah, kan ini malam minggu juga,” terang wanita asal Jagalan yang berjalan kaki bersama para tetangga menuju kawasan Jendral Sudirman.

Acara yang dibuka dengan pemotongan tumpeng oleh walikota Solo itu ditutup dengan prosesi kirab atau arak-arakan dari Ngarsopuro menuju Jalan Jendral Sudirman. Ke depan, acara ini diharapkan bisa lebih baik lagi supaya bisa menarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Solo. (Siwi, Dian, Ifa)