80workshop_pelatihan

Malam minggu adalah saat yang indah untuk berjalan-jalan bersama kekasih. Namun Sabtu (13/4) kemarin puluhan mahasiswa UNS justru berkumpul di Ruang Seminar FISIP UNS untuk mengikuti kegiatan yang lebih mulia dari pacaran. Workshop sehari bertema “Research for Your Life” menarik perhatian mereka untuk belajar tentang penelitian sosial. Tujuannya jelas demi menambah wawasan mereka dan sebagai ajang pelatihan membuat proposal penelitian. Sebagaimana yang kita ketahui, dalam sebuah workshop peserta juga dapat melakukan praktik langsung.

“Memaknai kehidupan adalah manfaat utama dari penelitian kualitatif”, kata Eka Nada Shofa Alkhajar, S.Sos, M.Si, dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNS yang menjadi pembicara dalam workshop tersebut. Memang dalam acara itu beliau lebih banyak memaparkan penelitian kualitatif. Namun sebelumnya dosen muda tersebut menjelaskan terlebih dahulu perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif. “Penelitian kualitatif adalah something in here dan kuantitatif adalah something out here”, ujar beliau sembari menunjuk kepalanya.

Penelitian kualitatif hasilnya banyak dipengaruhi oleh pemikiran kita, bukan dari data-data di luar kepala. Tetapi bukan berarti kita terpaku pada pemikiran kita sendiri, membaca literatur juga penting terutama dalam rangka auditing. Setiap peneliti memiliki konstruksi gagasan masing-masing untuk melakukan suatu penelitian kualitatif. Maka hasil dari penelitian tersebut bisa jadi berbeda walaupun masalah yang diteliti adalah sama, karena setiap peneliti memiliki konstruksi gagasan yang berbeda-beda.

Eka Nada Shofa mengatakan, “Cara terbaik dalam berlatih meneliti adalah learning by doing, yaitu belajar dengan melakukannya”. Ketika ada event seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), penelitian dosen dan sebagainya, maka ikutilah. Namun jika memang belum ada event, maka rancanglah dulu proposal penelitian untuk mempersiapkan diri. Walaupun demikian, penelitian jangan dipandang sebagai ajang kompetisi, karena sesungguhnya penelitian bertujuan untuk mencari makna. Salam riset! (Udji Kayang)