Saluransebelas – Mangkunegaran Jazz Festival adakan festival akulturasi budaya tradisional dan modern untuk pertama kalinya. Acara ini digelar dari Jum’at, 29 Maret – Sabtu, 30 Maret 2019.

 

Mangkunegaran Jazz Festival ini merupakan puncak acara dari rangkaian acara yang dilaksanakan pada November 2018 lalu. Acara ini dilakasanakan di Puro Mangkunegaran dengan tujuan untuk memperkenalkan Puro Mangkunegaran kepada masyarakat luas khususnya kaum muda.

 

Mangkunegaran Jazz Festival mengusung tema “Serat Waragasa” (surat tentang Jiwa, Raga, dan Rasa) dan sub tema “Jawa, Jamu, Jazz”.  Bondan, salah satu panitia Mangkunegaran Jazz Festival bercerita tentang makna dari tema tersebut. Jawa menggambarkan budaya kota Surakarta, Jamu merupakan sesuatu yang identik dengan budaya tradisional, dan Jazz merupakan salah satu aliran musik yang dapat dinikmati oleh semua kalangan dan identik dengan sesuatu yang modern. “Kita ingin memperkenalkan budaya kota Solo dengan cara yang kekinian” lanjut Bondan. Mangkunegaran berusaha mengkombinasikan budaya tradisional dan modern lewat pertunjukan musik jazz dan festival kain nusantara.

 

Festival kain nusantara mengusung tema “Cerita Kain, Tentang Kain”. Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 29 Maret 2019 ini menghadirkan berbagai kain tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia. Acara ini berlangsung sejak pukul 09.30 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Festival Kain Nusantara ini dilaksanakan di Pendhopo Puro Mangkunegaran Solo.

 

Festival Kain Nusantara ini menghadirkan 20 stand kain yang dipamerkan dan juga menampilkan workshop dari masing-masing stand. Kain yang dipamerkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, Festival Kain Nusantara ini juga mengadakan fashion show yang bertemakan “Fatamorgana”.

 

Baca Juga: Cerita Kain, Tentang Kain

 

Puncak acara Mangkunegaran Jazz dilasanakan pada Sabtu, 30 Maret 2019. Mangkunegaran Jazz Festival ini menampilkan berbagai musisi jazz dan juga berbagai tarian tradisional Indonesia. Mangkunegaran Jazz Festival turut mengundang D’Masiv dan Lianne La Havas sebagai bintang tamu utama closing Mangkunegaran Jazz Festival.

 

Closing Mangkunegaran Jazz Festival digelar di Lapangan Kavelerie Pamedan Puro Mangkunegaran. Meskipun diguyur hujan gerimis, hal tersebut tidak menyurutkan minat penonton. Sebagian penonton berhasil membawa masuk mantol dan payung, tetapi banyak yang tidak diperkenankan membawa masuk mantol dan payung oleh security sebelum masuk venue. Sehingga, terpaksa mereka harus rela menonton dengan guyuran hujan. “Puas banget bisa bertemu dengan penyanyi jazz kesukaan saya, Ardhito. Ditambah lagi gratis.” ujar salah satu penonton Mangkunegaran Jazz Festival Aimmatul Ummah. Pertunjukan ditutup dengan penampilan dari D’Masiv yang menampilkan lagu-lagunya dengan versi jazz.[]

 

Reporter: Umi Wakhidah