Beberpa peserta lomba lari 11K setelah melepas start, di gerbang belakang kampus UNS

Solo (16/3) – Dalam rangka memperingati Dies ke-38 Natalis Universitas Sebelas Maret (UNS),  Menwa (Resimen Mahasiswa) UNS mengadakan lomba lari 11K. Lomba lari 11 kilometer ini merupakan acara tahunan yang sudah berlangsung selama 8 tahun terakhir. Mulanya acara ini dimulai dari tingkat Jawa Tengah kemudian setingkat Pulau Jawa, dan pada tahun 2009 mulai dilaksanakan pada tingkat nasional.

Dibuka oleh Ravik Karsidi selaku Rektor UNS pada pukul 06.30 WIB, lomba lari 11K melewati rute gerbang belakang UNS kemudian menuju pedaringan, TATV, lalu melewati SMA N 5 Surakarta, Ngemplak dan diakhiri gerbang depan UNS.

Terdapat 5 kategori dalam lomba tersebut yakni kategori umum putra, kategori umum putri, kategori pelajar, kategori Menwa dan yang terakhir kategori TNI/POLRI. Peserta yang mengikuti lomba pun beragam. Lomba ini diikuti oleh berbagai usia mulai dari berumur 6 tahun hingga 70 tahun. Selain itu, untuk tahun ini WNA (Warga Negara Asing) juga ikut meramaikan acara tahunan tersebut.

“Ada 20 orang WNA yang mengikuti lomba lari 11K ini,” ungkap Karis Kusnadi, Wakil Komandan Menwa Satuan 905 Jagal Abilawa UNS. Warga asing mayoritas berasal dari benua Amerika dan Eropa. Peserta terjauh diketahui merupakan seorang warga negara Brazil.

Euforia dari peserta sendiri memang sangat baik, peserta dari luar pulau Jawa bahkan dari luar negeri ikut serta. Hadiah yang diberikan pun tidak main-main, untuk tahun ini total hadiah mencapai 47 juta rupiah, dan masih banyak doorprize yang dibagikan. Ada juga hiburan menarik yang disajikan untuk peserta. Kemeriahan acara yang terkonsep berhasil mendatangkan kurang lebih 1750 peserta. Mengalami peningkatan yang pada tahun lalu diikuti kurang lebih 1300 peserta. Selain itu, untuk juaranya sendiri hampir tiap tahun sama, karena acara ini banyak diikuti atlit-atlit lari nasional yang tiap tahunnya ikut serta meramaikan event ini.

Menurut Karis Kusnadi yang juga selaku ketua panitia acara, publikasi yang dilakukan mampu menarik banyak peserta, bukan hanya sekedar publikasi melalui sosmed, tapi juga dengan mengirim surat pemberitahuan pada instansi-instansi terkait. Peningkatan fasilitas untuk peserta juga diperhatikan denga serius agar acara yang diselenggarakan berjalan lancar. (Saum, Lya, Metta)