> Ruang Sastra > Puisi > Hujan

Hujan

Telah banyak orang memperbincangkanmu

Tak jarang diantara mereka

Yang mengistimewakanmu

Kau dapat membuat mereka

Tenggelam dalam kenangan lalu

Kehadiranmu terkadang dinanti

Tapi di waktu lain

Mereka tak menginginkanmu

Dia pernah berkata

“kau selalu romantis jika datang…”

Aku pun berujar

“kau membuatku tiba-tiba dingin”

Jika yang satu memujamu, dan menganggapmu sebagai berkah

Yang lain memakimu dan menamaimu musibah

Biarlah mereka memperdebatkanmu

Aku tak turut meramaikannya

Karena telah cukup ku rasakan

Hadirmu membuatku dingin

(Niken)

Baca Juga

Musim Panas di Melbourne

    Oleh: Adhy Nugroho     KETIKA SENDIRI, kadang aku membayangkan dunia di luar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

If you agree to these terms, please click here.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.