Solo, lpmkentingan.com (14/4) – Sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, Himpunan Mahasiswa Program Pendidikan Luar Biasa (HMP PLB) UNS mengadakan pagelaran acara dalam menyambut Hari Disabilitas Internasional tepat tanggal 13 Desember 2014 lalu. Acara yang diadakan di Pendopo Taman Budaya Jawa Tengah mulai pukul 08.00 WIB ini merupakan acara puncak dari serangkaian acara yang telah diadakan. Sebelumnya diadakan Long March bersama Sekolah Luar Biasa (SLB) Se-Surakarta di area Car Free Day Slamet Riyadi, 7 Desember 2014 lalu.

Acara yang diselenggarakan dan dikemas apik ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh mahasiswa-mahasiswa Pendidikan Luar Biasa (PLB) tersebut. Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini acara diselenggarakan di luar kampus dengan tujuan agar lebih tersampaikan maksud dari acara yakni memperkenalkan anak-anak berkebutuhan khusus pada masyarakat.

Acara sendiri dibuka langsung oleh Walikota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. Rudy mengungkapkan kebanggaaanya karena telah diadakannya acara semacam ini.

“Acara ini dapat memunculkan kebersamaan antar sesama,” tutur Rudy dalam sambutannya..

Pagelaran disabilitas tersebut menampilkan pentas seni yang diikuti oleh SLB Se-Solo Raya, Pijar Band (Juara Nasional Band Tuna Netra), SOS Band, Teater Tuna Netra dari FKTN, dan penampilan seni dari berbagai komunitas. Selain itu ada pula expo dari berbagai komunitas, bahasa isyarat, kelas braille dan karya siswa-siswi SLB. Diadaka pula lomba menggambar dan mewarnai yang diikuti siswa-siswi TK/TKLB dan SD/SDLB Se-Surakarta.

“Acara ini diselenggarakan selain untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional 2014, namun juga ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa anak-anak disini, saudara-saudara kita disini memiliki kemampuan seperti layaknya kita. Mereka tidak cacat, mereka hanya butuh perlakuan berebda dari kita, ciptaan Tuhan tidak ada yang cacat,” ungkap Arrozi Setiawan, Ketua Panitia Pagelaran Hari Disabilitas Internasional 2014.

Antusias masyarakat terhadap acara ini tergambar dari ramainya pengunjung yang datang. Persiapan selama dua bulan terakhir terbayar dengan kesuksesan dan keramaian pengunjung acara. Diharapkan acara ini menjadi daya tarik tersendiri untuk lebih mengenal saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus. [Lya]