AIESEC Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali adakan acara pentas budaya Global Village Summer (27/7). Dengan mengusung tema World Citizen, AIESEC UNS ingin lebih memperkenalkan AIESEC kepada masyarakat melalui Global Village.

 

Pentas budaya Global Village yang digelar di Argo Budaya UNS kali ini lebih berfokus kepada bagaimana AIESEC  dapat lebih dikenal oleh masyarakat khususnya mahasiswa UNS. “Jadi Global Village itu bukan hanya pentas seni tapi juga ajang dimana kami memperkenalkan AIESEC dan menjelaskan agar orang bisa bergabung dengan AIESEC”.  Jelas Kevin Sinaga selaku Member Commitee Vice President External Relation of AIESEC Indonesia.

 

Kevin juga menjelaskan bahwa ada tiga poin penting yang dibawa dalam Global Village tahun ini. Pertama, cross cultural advocation, yaitu AIESEC ingin menampilkan budaya-budaya dari berbagai negara dan juga budaya Indonesia itu sendiri. Tujuannya agar setiap orang dapat menghargai budaya orang lain. Poin kedua adalah World Awareness. AIESEC berusaha menjelaskan kepada masyarakat bahwa mahasiswa asing yang datang itu tidak hanya sekedar liburan, tetapi juga berkontribusi dalam proyek sosial yang berdampak pada pembangunan berkelanjutan. Kemudian poin terakhir dalam Global Village 2019 adalah social sustainability. Dalam point ini, AIESEC melakukan aksi nyata dalam menjalankan setiap programnya.

 

Global Village adalah salah satu program AIESEC yang merupkan acara puncak dari exchange summer pick. “Setelah exchange participants menyelesaikan program-program sosialnya. Kami mengadakan pentas budaya internasional sebagai acara puncaknya” jelas Fahda Kurnia selaku President AIESEC UNS. Global Village di Indonesia sudah diadakan sejak tahun 2010. Namun, ini merupakan tahun ke tiga Global Village UNS dibuka untuk masyarakat umum. Menurut Fahda, potensi UNS untuk mendatangkan mahasiswa asing setiap tahunnya semakin besar. Respon dari masyarakat melihat kedatangan mahasiswa asing di Indonesia juga baik.

 

Ia juga beharap agar penyelenggaraan Global Village kedepannya dapat semakin besar dan bisa memberikan kontribusi melalui projek sosialnya. Selain itu dia juga berharap minat mahasiswa akan AIESEC lebih banyak lagi, sebab di dalam AIESEC terdapat banyak program yang dapat di ikuti, seperti program seperti lokal volunter.

 

Global Village Summer 2019 ini diikuti oleh 48 exchange participants yang berasal dari berbagai negara, seperti Turki,  Polandia, Ceko, USA, Kanada, China, Hongkong, Taiwan, Vietnam, India dan Spanyol. Masing-masing dari exchange participant menampilkan lagu dan juga tarian dari negaranya. Acara ini juga dimeriahkan dengan menerbangkan lampion bersama-sama dan ditutup dengan penampilan DJ yang semakin memeriahkan acara. []

 

Reporter: Ritchi Antonni dan Umi Wakhidah