Lantas, bagaimana menurut kalian ke arah mana dunia anak masa kini berjalan ?

Di era gadget ini dunia anak masa kini cenderung mengalami penurunan. Mungkin itu adalah banyak pendapat yang akan dikatakan orang pada saat ini. Mengapa dapat dikatakan mundur ? Mungkin karena media permainan anak pada saat ini adalah gadget bukan permainan dengan media tradisional seperti dakon, congklak, petak umpet, dan lain – lain. Bahkan ada yang berceletuk “Kalau pun anak sekarang main petak umpet, nanti mainnya pake gps.” Bukan masalah gadgetnya yang dipermasalahkan melainkan bagaimana anak itu bersosialisasi secara wajar dengan penuh canda tawa, riang gembira dengan teman – teman sebayanya. Karena dengan anak bermain dengan gadget lebih terkesan individualisnya dan kurang bersosialisasi dengan teman yang lain. Dari segi aktivitas gerak tubuh juga sangat kurang jika anak hanya bemain sendirian dengan gadgetnya.Lalu aplikasi games di gadget yang banyak dipakai anak pada saat ini banyak yang menampilkan unsur kekerasan yang nantinya akan berpengaruh kurang baik pada perkembangan mental dan perilaku si anak.

Selain alasan diatas dunia anak pada masa kini dianggap mundur karena anak adalah salah satu korban akibat adanya kapitalisme. Mengapa demikian ? Karena saat ini sudah jarang tontonan televisi yang baik untuk anak – anak. Anak – anak cenderung mengkonsumsi sinetron abg yang menampilkan anak – anak SMA dan mencontohkan bahasa yang kurang baik ( bahasa alay )demi kepentingan rating. Pada akhirnya hal itu akan membentuk si anak dewasa sebelum waktunya.Lagi, ajang pencarian bakat untuk anak – anak di beberapa stasiun tv seakan akan terkesan mengeksploitasi anak. Walaupun terdapat sisi positifnya yaitu menggali dan mengembangkan bakat anak. Tapi di dalam ajang – ajang seperti itu pasti si anak akan dituntut dan lebih di tekan untuk menampilakn peformance yang baik. Itu membuat anak merasa tertekan dituntut tampil macam – macam yang bertolak belakang dengan jiwa anak – anaknya. Terlebih lagi jika anak mengikuti ajang tersebut bukan karena keinginan sendiri, tapi karena masalah paksaan dan prestise orang tuanya.

Namun perkembangan teknologi juga tidak dapat dipungkiri menghasilkan banyak anak – anak berprestasi. Teknologi gadget tidak melulu dipersalahkan karena pemanfaat teknologi ini secara benar dapat menunjang munculnya anak – anak berprestasi tersebut. Disini adalah masalah peran orang tua yang menentukan bahwa dunia anak mengalami kemunduran atau kemajuan. Orang tua lah yang menentukannya.Orang tualah yang berperan memilah teknologi dan tayangan yang tepat bagi anak – anak mereka. Penanaman nilai – nilai moral dan norma yang kuat dari lingkungan keluarga kepada anak – anak akan sangat membantu membekali anak – anak untuk melakukan suatu keputusan baik dan benar dengan konsep yang sederhana.Selain itu peran orang dewasa yang lai juga harus berperan. Contohnya saja dengan mencontohkan perilaku dan kebiasaan yang baik di depan anak – anak. (Litbang)

 

Hasil Diskusi Jum’at, 21 Februari 2014

Pengusul tema: Puput Saputro