Surakarta, lpmkentingan.com (12/12) –Debat Capres-Cawapres Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang merupakan sarana pendalaman visi misi masing-masing pasangan digelar di utara area parkir Masjid Nurul Huda, Jumat (12/12). Debat ini merupakan salah satu agenda jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden BEM UNS tahun 2015.

Debat yang semula direncanakan mulai pukul 13.00 tersebut mundur selama satu setengah jam karena keterlambatan capres-cawapres. Tempat pelaksanaan yang mulanya berada di Student Center (SC) UNS pun beralih ke halaman Masjid Nurul Huda UNS.

Kritik pedas pun keluar dari panelis yang diundang, kepada pasangan capres-cawapres. Indrawan Y.P., salah satu panelis misalnya, mempertanyakan keseriusan para capres-cawapres dalam mengikuti Pemilu atas keterlambatan ini.

“Apa yang akan kalian lakukan setelah ini? Kalian datang debat saja terlambat,” tanya Indrawan.

Kalimat pembelaan sempat keluar dari cawapres nomor urut satu, Fidaulhaq Al-Hazmy. Ia mengatakan sengaja datang terlambat sebagai bentuk protes terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang juga sering terlambat dan kurang mempersiapkan berbagai agenda Pemilu, mulai dari kampanye sampai debat.

Sementara itu, capres nomor urut dua, Eko Pujianto berdalih ia dan pasangannya mengumpulkan massa terlebih dahulu sebelum berangkat ke lokasi.

“Kebetulan tadi kami mengumpulkan massa dulu sebelum berangkat,” tutur Eko. (Satya)