Lima penari berkostum pemulung menghayati tarian yang dibawakan dalam Peksimida 2014 (30/5) lalu di Teater Besar ISI Surakarta.

Lima penari berkostum pemulung menghayati tarian yang dibawakan dalam Peksimida 2014 (30/5) lalu di Teater Besar ISI Surakarta.

Jumat (30/5) lalu, nama UNS kembali diharumkan melalui prestasi mahasiswanya. Tim Badan Koordiasi Kesenian Tradisional (BKKT) UNS yang kembali berhasil merebut juara pertama Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Daerah (Peksimida) Provinsi Jawa Tengah 2014 yang diselenggarakan di Teater Besar ISI Surakarta.

Tim BKKT UNS berhasil mengalahkan peserta lainnya yaitu UNDIP, UNES, STIE, BPD Jateng, UNSOED dan UMS. Judul tarian yang dibawakan adalah “Kuda Terbang Botol Plastik” karya koreografer Yashinta Desy Nataliawati S.Sn, ditarikan oleh 5 mahasiswi UNS yaitu: Sianita arighi (FISIP); Teodora Lesning Prabaswara (FISIP); Herlina Wulandari (FISIP); Bintang Indara Jati (Fakultas Hukum); Sekar Pratiwi Prabaningtyas (FISIP). Selain itu tarian ini juga melibatkan iringan musik yang sangat apik, komposer Subhan Sipakatau dengan 7 orang pemusik yang juga merupakan anggota BKKT UNS, serta penata lampu oleh Joko Jazz. Kuda Terbang Botol Plastik berkisah tentang 5 pemulung yang tegar menghadapi pahitnya kehidupan.

“Ini aku sebagai pemulung, memungut sampah-sampah. Kalau aku disuruh memilih, mungkin aku ingin jadi presiden atau menteri. Tapi pemulung adalah nasib dari Tuhan dan pilihanku. Aku tetap bersyukur, walaupun pemulung bekerja di tempat kotor. Tapi aku tak bekerja secara kotor di negeri tercinta ini!” begitu yang diungkapkan Sianita (19) mengenai isi dari tarian yang sangat mengharukan itu, “cerita dari tarian ini sangat menyentuh. Saya sampai betul-betul menangis saat menarikannya,” sambung Sianita.

Kemenangan tim BKKT UNS pada Peksimida 2014 ini berhasil membawa nama UNS melaju ke tingkat yang lebih tinggi yaitu Peksiminas 2014 yang bertempat di Palangkaraya, September nanti. “Penampilan teman-teman BKKT UNS ‘RuarBiasa!’ Semoga saja, UNS berhasil menyabet juara pertama pada Peksiminas kali ini, seperti tahun lalu.” Elizabeth (19), penonton Peksimida 2014. (Ayas)