Terbaru
Mahasiswa KKN 105 UNS Gelar Sosialisasi Narkotika Bersama Masyarakat Desa Kaliwedi Dukuh Sumbersari
Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 105 Universitas Sebelas Maret (UNS) pada tahun 2026 melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen. Pada kesempatan ini, mahasiswa KKN 105 UNS membawa salah satu program kerja unggulan, yaitu sosialisasi narkoba. Topik yang diangkat adalah “Sinergi Pemerintah Desa dalam Promosi Kesehatan Melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba”.
Imbas Lonjakan Kecelakaan Anak Muda, Transportologi Gelar Festival Keselamatan Jalan di Surakarta
Angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan generasi muda di kota Surakarta nilainya semakin mengkhawatirkan. Data Satlantas Polresta Surakarta tahun 2025 mencatat sebanyak 51% korban kecelakaan lalu lintas di Surakarta merupakan anak muda. Tak hanya itu, kelompok usia muda juga mendominasi sebagai pelaku kecelakaan sebesar 55%. Angka ini mengalami peningkatan mencapai lebih dari 30% dibandingkan tahun 2024. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan upaya untuk mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas di kota surakarta.
Mahasiswa KKN Kelompok 46 UNS Susun Booklet Profil Desa Tritih Lor: Mengenal Potensi Desa Lebih Mudah
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 46 Universitas Sebelas Maret (UNS) telah melaksanakan program berupa penyusunan booklet profil Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Booklet ini merupakan pusat informasi yang memuat objek vital, produk UMKM, hingga objek wisata unggulan yang berada di Desa Tritih Lor.
Laut Bercerita: Ketika Diam Jadi Bentuk Perlawanan Paling Sunyi
Pulang yang Tak Kunjung Tiba
Ada buku yang selesai dibaca, tetapi tidak pernah selesai dipikirkan. Bagi saya, salah satunya adalah novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Novel ini tidak hanya mengisahkan sekelompok aktivis mahasiswa pada era Orde Baru yang memperjuangkan hak-hak rakyat kecil di Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat bahwa demokrasi yang kita nikmati sekarang memiliki ongkos yang mahal—ongkos yang dibayarkan oleh orang-orang yang hingga hari ini belum pulang.
Barangkali, Esok Mereka Pulang (Catatan oleh Pemimpin Umum LPM Kentingan UNS)
Ada delapan nama yang masih tinggal di ujung doa. lima pewarta dan tiga awak kapal.
Entah di mana mereka kini berada. Entah apakah mereka masih sempat memandang langit, atau sekadar menyimpan rindu pada rumah dan orang-orang yang dicinta. Yang kita tahu, mereka pergi untuk membawa berita, namun waktu kehilangan cara untuk mengembalikan mereka.
Barangkali, Esok Mereka Pulang (Catatan oleh Pemimpin Umum LPM Kentingan UNS)
Ada delapan nama yang masih tinggal di ujung doa. lima pewarta dan tiga awak kapal.
Entah di mana mereka kini berada. Entah apakah mereka masih sempat memandang langit, atau sekadar menyimpan rindu pada rumah dan orang-orang yang dicinta. Yang kita tahu, mereka pergi untuk membawa berita, namun waktu kehilangan cara untuk mengembalikan mereka.
